Riset: Menggambar Terbukti Menurunkan Tingkat Stress

Riset-Menggambar-Terbukti-Menurunkan-Tingkat-Stress

Mungkin banyak dari Anda yang belum tahu, kalau mengggambar atau sekedar corat-coret di kertas bisa menjadi salah satu cara meredakan stress. Laporan dari jurnal Art Therapy yang dirangkum oleh The Atlantic, menyebutkan bahwa kegiatan seni seperti menggambar secara signifikan mampu mengurangi gejala kecemasan. Tenang, dalam terapi ini, menggambar tidak hanya dilakukan oleh mereka yang memang pandai dalam hal gambar saja. Siapapun bisa menggunakan terapi seni atau les gambar ini sebagai cara meredakan stress. 

Mengapa menggambar bisa menjadi cara meredakan stress? 

Studi medis saat ini menunjukkan bagaimana stress kronis dapat berdampak negatif terhadap kesehatan. Untungnya, ada sejumlah cara mengurangi stress yang mudah mengikuti gaya hidup yang serba cepat dan sibuk, yaitu dengan menggambar apapun yang Anda suka. Apapun yang ada dalam pikiran Anda, bisa langsung Anda tuang di dalam kertas. 

Berikut di bawah ini, merupakan hubungan antara bagaimana seni menggambar dan stress tubuh bisa mengatasi satu sama lain: 

1. Menggambar sebagai respon untuk rileks 

Di tengah menunggu atau di sela sela pekerjaan, Anda masih bisa meluangkan waktu untuk menggambar. Anda hanya perlu menyiapkan pensil dan buku catatan kecil (notebook). Mulailah untuk menggerakkan pensil dengan tangan, hal ini juga membantu membuat mata, tubuh, dan pikiran Anda jadi menyatu pada suatu hal. 

Dokter ahli jantung dari Harvard University, Herbert Benson, mengidentifikasi seni menggambar sebagai respons dari relaksasi seseorang. Menurutnya, menggambar adalah keadaan fisik yang sedang beristirahat dalam sebuah respon melawan rasa stress tubuh dari dalam. Hal ini ditandai dengan adanya respon positif tubuh seperti penurunan tekanan darah, laju pernapasan yang stabil, dan denyut nadi lebih rendah. 

2. Jadi lebih mengetahui diri sendiri 

Ketika Anda mengekspresikan diri lewat seni, contohnya menggambar, Anda mampu mengakses alam bawah sadar dengan mudah, dan dapat mengetahui lebih dalam tentang diri sendiri. Pasalnya, ketika seseorang mengekspresikan dirinya lewat seni visual, hal ini dapat membantu Anda mengeksplorasi pikiran dan ide Anda sendiri. Malchiodi percaya, kalau dengan menggambar apapun bisa mengeksplor keyakinan diri, dan dengan menggambar pula Anda bisa menemukan sumber ketenangan. 

Tips mendukung keterampilan menggambar anak 

Orangtua umumnya bisa melihat apa bakat anak, apa yang anak sukai, atau jenis kegiatan apa yang mereka minati. Jika sudah muncul ketertarikan pada menggambar atau melukis, sebaiknya orangtua memfasilitasi dengan menyediakan ruangan atau area khusus, meja, kertas gambar, dan pensil warna atau memasukan ke tempat les anak khusus menggambar untuk mengembangkan kreativitasnya. 

Memiliki area khusus untuk anak menggambar bisa menjadi cara yang bagus untuk menarik dan mendorong anak-anak rajin menggambar. 

Mengekspresikan bakat kreativitas anak dapat membangun kemandirian pada anak-anak, karena mereka secara alami belajar melakukan apa pun sendiri, berdasarkan kemampuan dan kreativitasnya. 

Untuk mendukung bakat anak, coba para orangtua berupaya atau menunjukkan minat dengan bertanya kepada anak mereka tentang kisah atau makna di balik gambarnya seperti, “Wah, Adek, gambarnya bagus. Tentang apa ini?” atau “Susah, nggak, Adek bikin gambar sebagus ini?” 

Jangan lupa untuk memberikan pujian pada setiap karya yang ia buat. Ketika anak meminta pendapat atau mengajukan pertanyaan terkait gambarnya, jangan ragu untuk memberikan jawaban manis yang bisa mendukung ia untuk tetap terus membuat gambar yang lebih bagus. 

Untuk menambah ketertarikannya soal gambar, coba tugaskan anak untuk membuat gambar tentang keluarga dengan permintaan warna yang cerah. Dengan begitu, anak akan merasa bahwa karya dan kemampuan mereka dihargai, dibutuhkan, dan yang paling penting ia merasa bahwa yang ia lakukan didukung sepenuh hati oleh orangtuanya. 

Untuk membantu anak Anda merasa termotivasi untuk terus berkarya, Anda mungkin bisa membingkai atau memajang gambar anak di kamarnya, ruang keluarga, atau bahkan di tempat ruangan gambar khusus miliknya.

0 Response to "Riset: Menggambar Terbukti Menurunkan Tingkat Stress"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel