Selain Batik, ini 6 Warisan Kebudayaan Indonesia yang Diakui UNESCO

Selain-Batik-ini-6-Warisan-Kebudayaan-Indonesia-yang-Diakui-UNESCO

Batik merupakan salah satu warisan kebudayaan Indonesia yang begitu populer. Saking populernya, negara tetangga mengklaim itu sebagai warisan budaya mereka. untungnya, pada tahun 2009, atau tepatnya pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO telah mengakuinya sebagai salah satu warisan budaya asli Indonesia. 

Pada tahun-tahun selanjutnya, masyarakat Indonesia memperingati 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Mulai dari anak sekolah hingga pegawai kantoran, dianjurkan untuk memakai baju yang dibuat dengan teknik membatik pada hari tersebut. Ini menjadi bukti masyarakat Indonesia begitu mencintai kain warisan leluhur ini. 

Warisan Kebudayaan Indonesia yang Diakui UNESCO 

Warisan kebudayan asli Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO tidak hanya batik. Ada beberapa warisan budaya lainnya yang sudah didaftarkan ke UNESCO untuk mencegah kebudayaan Indonesia diklaim oleh negara lain. Beberapa diantaranya adalah : 

1. Wayang kulit 

Yang pertama ada wayang kulit. Kesenian tradisional yang berasal dari Pulau Jawa ini telah diakui oleh UNESCO sejak tahun 2003 lalu. Pertunjukan wayang kulit biasanya berjalan semalam suntuk dan dimainkan oleh seorang dalang dengan iringan gamelan dan nyanyian sinden. Biasanya, lakon yang dimainkan berasal dari cerita Ramayana dan Mahabarata. 

2. Gamelan 

Yang kedua adalah gamelan. Tentu kamu tidak asing lagi dengan gamelan meskipun belum pernah melihat wujud aslinya. Gamelan adalah seperangkat alat musik yang terdiri dari demung, saron, peking, gambang, gendang, dan gong. Alat musik ini digunakan untuk mengiringi upacara adat budaya atau ritual yang ada di masyarakat, sebagai pengiring tari, sebagai pengiring pertunjukan wayang kulit, dan sebagainya. 

Gamelan diakui sebagai warisan budaya yang berasal dari Indonesia oleh UNESCO sejak tahun 2014 silam. Dengan pengakuan tersebut, tidak ada lagi negara yang bisa mengklaim gamelan sebagai warisan budaya negara mereka. 

3. Keris 

Keris juga menjadi warisan budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO selain batik. Senjata tradisional asli Indonesia ini resmi diakui UNESCO sejak tahun 2005 lalu. Bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa, keris bukan sekedar senjata tajam. Keris adalah benda pusaka yang sakral, istimewa, dan kental dengan nilai-nilai adat yang dijunjung tinggi. 

4. Angklung 

Siapa yang tidak mengenal alat musik khas Jawa Barat ini? Angklung merupakan alat musik berbentuk pipa yang terbuat dari bambu. Setiap angklung dibuat dengan ukuran yang berbeda-beda sehingga bunyi yang dihasilkan juga berbeda pula. 

Pada tahun 2010 lalu, angklung telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan kebudayaan asli Indonesia. Kamu sebagai warga negara Indonesia tetap merasa bangga dengan pengakuan ini, kan? 

5. Candi prambanan 

UNESCO juga mengakui tempat-tempat bersejarah yang sarat nilai budaya yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah Candi Prambanan. Candi yang terkenal dengan legenda Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang ini telah diakui oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia asal Indonesia sejak negeri ini dipimpin oleh Bapak Soeharto, yaitu sekitar tahun 1991. 

6. Candi borobudur 

Tidak hanya Candi Prambanan, candi lainnya yang ada di Jawa Tengah juga mendapat pengakuan yang sama. Candi Borobudur diakui oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia yang berasal dari Indonesia pada tahun yang sama dengan Candi Prambanan, yaitu tahun 1991. 

Demikian enam warisan budaya Indonesia yang sudah mendapat pengakuan UNESCO selain batik. Kita sebagai generasi penerus bangsa, wajib hukumnya ikut menjaga warisan budaya yang ada di Indonesia. Boleh saja mengadopsi budaya negara lain, tapi jangan sampai lupa dengan budaya dan jati diri bangsa sendiri.

0 Response to "Selain Batik, ini 6 Warisan Kebudayaan Indonesia yang Diakui UNESCO"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel