Langkah-Langkah Pengajuan KPR Rumah Bekas

Langkah-Langkah-Pengajuan-KPR-Rumah-Bekas

KPR merupakan salah satu yang dapat dilakukan apabila Anda ingin memiliki rumah tetapi tidak memiliki cukup uang untuk membelinya. KPR rumah merupakan solusi terbaik bagi Anda yang ingin memiliki hunian yang layak tetapi tidak ingin merasa terlalu terbeban. Cara mengurus KPR yang cukup mudah, membuat peminat KPR menjadi sangat banyak saat ini. 

Banyak orang mengira KPR rumah hanya diperuntukkan untuk rumah baru saja. Padahal KPR juga bisa digunakan untuk membeli rumah bekas. Ada banyak alasan yang mendasari orang membeli rumah bekas. Faktor lokasi rumah yang umumnya terletak di daerah pertengahan kota menjadi salah satu faktornya. Cara mengurus KPR rumah bekas pun tak kalah mudah dari KPR untuk rumah baru. 

Langkah-Langkah Mengurus KPR Untuk Rumah Bekas 

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ternyata KPR rumah juga bisa dilakukan untuk membeli rumah bekas. Adapun tahapan mengurus KPR bagi rumah bekas memiliki sedikit perbedaan dari KPR untuk membeli rumah baru. Beberapa langkah-langkah yang harus Anda lakukan jika ingin mengajukan KPR membeli rumah bekas berdasarkan https://artikel.rumah123.com/ adalah: 

1. Memahami Persyaratan KPR dari Bank 

Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika ingin melakukan KPR bagi rumah bekas adalah memahami persyaratan yang diajukan oleh bank. Ada beberapa persyaratan yang harus ada pada rumah yang akan dibeli. 

Beberapa persyaratan tersebut adalah kelengkapan surat yang dimiliki oleh rumah tersebut. Rumah yang akan Anda beli harusnya memiliki sertifikat berupa HGB ataupun SHM. Bank tidak akan mau membiayai kredit rumah dengan status rumah yang tidak jelas. 

Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi adalah IMB dan bukti pembayaran dari PBB. Pihak bank akan meminta kedua hal tersebut sebagai persyaratan dalam pengajuan KPR. Jika tidak ada IMB dan bukti PBB, maka pengajuan KPR Anda akan bermasalah. 

2. Memilih Rumah Sesuai Pesyaratan yang Telah Diajukan Bank 

Setelah memahami persyaratan apa yang dibutuhkan dalam pengajuan KPR untuk rumah bekas, langkah selanjutnya adalah mencari rumah. Pilihlah rumah yang memenuhi persyaratan yang telah diajukan oleh pihak bank. Setelah dirasa sudah sepakat, maka Anda dapat melakukan deal dengan penjual rumah. 

3. Membawa Dokumen Lengkap Untuk Diajukan ke Bank 

Setelah melakukan deal dengan penjual, langkah selanjutnya adalah pergi ke Bank untuk melakukan pengajuan KPR rumah. Adapun beberapa dokumen pribadi yang harus Anda bawa adalah kartu keluarga, KTP, surat nikah, slip gaji selama 3 bulan terakhir, rekening koran 3 bulan terakhir dan surat keterangan kerja. 

Selain dokumen pribadi, Anda juga harus membawa dokumen rumah. Adapun dokumen rumah yang harus Anda bawa adalah fotocopy IMB, fotocopy sertifikat rumah, fotocopi pembayaran PBB terakhir, dan juga surat kesepakatan jual beli rumah antara pembeli dan penjual. 

4. Proses Appraisal oleh Bank 

Kemudian bank akan melakukan proses appraisal. Tahap appraisal adalah tahapan dimana pihak bank akan melakukan survey ke calon rumah yang akan Anda beli lalu menentukan harga rumah yang akan dibeli tersebut. Tahapan inilah yang dirasa cukup penting, karena jika bank merasa rumah tersebut tidak layak, maka proses pengajuan KPR Anda akan gagal. 

5. Penandatangaan Akad Kredit 

Biasanya dilakukan oleh pihak penjual, pihak pembeli dan juga pihak bank. Penandatanganan ini akan dilakukan di depan notaris. Kemudian proses pun selesai. 

Demikianlah langkah-langkah pengajuan KPR rumah bekas. Dengan mengikuti langkah tersebut, maka Anda sudah bisa mendapatkan KPR bagi rumah bekas.

0 Response to "Langkah-Langkah Pengajuan KPR Rumah Bekas"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel